Minggu, 07 Desember 2014

Membaca Manhaj Haraki ; Manhaj Juang Nabi SAW (Bagian-1)

manhaj harakiManhaj haraki ialah langkah-langkah terprogram (manhajiah) yang ditempuh Nabi saw. dalam gerakan da’wahnya, semenjak kenabiannya sampai berpulang kepada Allah. Jika kita ingin agar gerakan Islam yang kita lakukan berjalan secara benar, kita harus melacak tahapan-tahapan pergerakan Rasulullah saw. langkah demi langkah serta mengikuti langkah-langkah tersebut. Firman Allah :
“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu, (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat“(al-Ahzab [33]: 21).
Tidak diragukan lagi bahwa mengikuti langkah-langkah dan tahapan-tahapan da’wah ini adalah masalah taabuddi. Jika kita mengikutinya, kita akan sampai kepada mardhatillah. Selain itu, ia merupakan “panduan” bagi gerakan Islam dalam langkah politisnya guna mencapai sasaran menegakkan pemerintahan Allah di muka bumi. Manhaj haraki ini merupakan taujih Rabbani ‘arahan Ilahi’. Allah sajalah yang menuntun Nabi-Nya dalam seluruh langkah-langkahnya. Ia bukan sekadar reaksi spontan terhadap situasi yang menghadangnya.
Periode-periode manhaj ini ditentukan dalam lima periode yang kami istilahkan sebagai berikut. Periode pertama: Sirriyatu ad-Da’wah dan Sirriyatu at-Tanzhim. Periode kedua: Jahriyatu ad-Dawah dan Sirriyatu at-Tanzhim. Periode ketiga: Iqamatu ad-Daulah. Periode keempat: ad-Daulah wa Tatsbiti Da’a ‘imiha. Periode kelima: Intisyaru ad-Da’wah fil al-Ardhi.
BERDA’WAH SECARA SEMBUNYI-SEMBUNYI DAN MERAHASIAKAN STRUKTUR ORGANISASI


copas from:  http://serbasejarah.wordpress.com/2012/12/29/membaca-manhaj-haraki-manhaj-juang-nabi-saw-bagian-1/

0 komentar:

Posting Komentar

mohon tinggalkan kritik dan saran.. tq ^^