Secara sepintas tampaknya ada
pertentangan antara karakteristik ini dengan karakteristik pertama
(da’wah secara rahasia). Sesungguh- nya tidak demikian. Menampakkan
da’wah kepada orang-orang tertentu bukan berarti membatasi da’wah pada
kelompok tertentu atau tingkatan tertentu di kalangan masyarakat. Da’wah
harus menjangkau semua lapisan yang ada di dalam masyarakat. Tetapi,
penjangkauan ini harus dilakukan melalui orang-orang tertentu terlebih
dahulu. Dapat kita lihat bahwa tahapan sirriyah bagi masyarakat muslim
ini telah berhasil merekrut semua lapisan masyarakat pada saat itu:
orang-orang merdeka, kaum budak, lelaki, wanita, pemuda, dan orang-orang
tua. Bahkan; telah bergabung ke dalam masyarakat ini orang-orang dari
segenap suku bangsa Quraisy dan lainnya, sehingga hampir tidak ada
keluarga di Mekah kecuali satu atau dua orang anggotanya yang ikut serta
membangun masyarakat ini.
http://serbasejarah.wordpress.com/2012/12/29/membaca-manhaj-haraki-manhaj-juang-nabi-saw-bagian-1/






0 komentar:
Posting Komentar
mohon tinggalkan kritik dan saran.. tq ^^